Selasa, 01 November 2016

Awal Mula Munculnya Teknik Sablon Kaos Manual



Di jaman modern sekarang, teknik cetak atau sablon sudah semakin urgen keadaannya. Kebanyakan barang sehari-hari menggunakan teknik sablon dalam proses produksi jasa sablon kaos. Jika Anda belum percaya, coba Anda perhatikan kemasan snack yang ada di rumah. Atau coba Anda perhatikan sampul majalah atau buku yang anda baca. Atau coba Anda lihat cetakan pada kaos yang sedang Anda kenakan. Semuanya menggunakan teknik gesut atau sablon agar terlihat lebih indah dan menarik untuk digunakan.

Asal Usul Teknik Cetak Saring atau Sablon


Teknik cetak saring atau sablon pertama kali dipopulerkan di Tiongkok, pada pemerintahan Dinasti Song (960 – 1279 M). Kemudian teknik tersebut menjalar pada beberapa negara Asia seperti Jepang, Taiwan dan Korea. Kemudian negara tersebut mulai mengadopsi metode sablon baju kaos ini dan mengembangkannya dengan memadukannya dengan menggunakan teknik sablon atau cetak lainnya.

Waktu silih berganti, teknik sablon mulai mendunia dan dikenalkan ke negara-negara Eropa Barat setelah meluas dari Asia pada akhir abad 18. Namun, pada awalnya Teknik sablon tidak mendapat respon yang baik di sana. Namun akhirnya sablon untuk kain tekstil akhirnya menjadi populer sejak media sutera mulai banyak dipakai di pasaran. Teknik sablon tersebut dipakai untuk membikin dekorasi pada kain sutera.

Masuk ke Ranah Bisnis


Waktu pun terus berjalan. Teknik sablon pun akhirnya menjadi paten di Inggris oleh Samuel Simon pada awal abad 20. Awalnya, teknik cetak saring dipakai sebagai metode untuk mencetak hiasan pada kertas dinding (wallpaper), pencetakan sprei, sutra, atau jenis kain lainnya yang berkualitas tinggi. Namun akhirnya penyablonan merambah ke berbagai media, termasuk sablon t-shirt, sablon poster dan sablon pada media lainnya.

Teknik Cetak Saring pada Ranah Seni


Selain merupakan alat penunjang komersial, teknik sablon pun menjadi salah satu alat berpengaruh di dunia seni rupa. Dalam dunia teknologi industri, teknik penyablonan diadopsi oleh para pelaku seni sebagai sebuah solusi atas material produksi pencetakan konvensional yang membutuhkan biaya tinggi. Teknik sablon ini pun menjadi solusi rasional dan terjangkau untuk melakukan produksi karya seni secara repetisisi.

Kemudian di era 30an, sekumpulan pekerja seni cetak saring di Inggris mencetuskan pendirian perkumpulan dengan nama Perkumpulan Serigrafi Nasional (National Serigraphic Society), yang pada mulanya dikenal dengan sebutan Serigrafi pada tahun itu juga. Istilah Serigrafi itu sendiri berasal dari gabungan bahasa Latin, yaitu 'Seri' (sutra), dan bahasa Yunani 'Graphein' (menulis atau menggambar). Paguyuban tersebut dibentuk untuk mengklasifikasi antara pekerja seni yang berkarya di bidang seni dengan menggunakan penyablonan, dengan mereka yang memang menggunakan teknik sablon untuk kepentingan bisnis.

Seorang seniman terkemuka bernama Andy Warhol merupakan salah satu nama yang turut berjasa besar dalam memperkenalkan teknik penyablonan yang bersinggungan dengan istilah serigrafi tersebut. Warhol sangat dikenal dengan karyanya pada tahun 1962, yaitu gambar Marilyn Monroe yang dicetak dengan menggunakan warna – warna yang menabrak. Pada era itu, Warhol pun memperkenalkan aliran seni rupa baru karyanya sendiri, yang kini dikenal dengan istilah Seni Pop.

Sekarang, teknik sablon menjadi terkenal, baik pada dunia seni, maupun pencetakan berbasis bisnis. Seringkali teknik sablon tersebut digunakan untuk mencetak sablon pada kaos, topi, CD, keramik, polypropile, paper, kulit, kayu, dan lain sebagainya.

Perkembangan Teknologi Sablon pada T-Shirt


Pada tahun 60an, salah satu pebisnis yang juga berprofesi sebagai pelaku seni dari negeri paman sam bernama Michael Vasilantone, mengembangkan suatu mesin gesut dengan model rotary agar bisa mencetak tak hanya dengan warna serta mematenkannya. Mesin cetak saring tersebut pada awalnya dibikin untuk mencetak logo dan identitas pada kaos pada grup bowling. Namun kemudian fungsinya dieksplorasi lebih dalam lagi sehingga kemudian menjadi salah satu alternatif baru dalam membuat sablon pada bahan kaos.

Paten yang diajukan oleh Vasilantone tidak memakan waktu yang lama. Hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 tahun saja, mesin sablon model rotary ala Vasilantone ini akhirnya dikenal oleh berbagai industri pakaian di negeri paman sam. Tak cuma itu, mesin sablon baju kaos tersebut pun menjadi salah satu teknologi paling populer di dunia industri penyablonan hingga sekarang.

lalu di era 60an Vasilantone mematenkan mesin sablon t-shirt rotary-nya untuk status paten tingkat dunia. Hak paten dunia pun muncul atas namanya dengan nomor 3.427.964 pada tanggal 18 Februari 1969. Kini, mayoritas agenda pencetakan teknik sablon t-shirt di negeri paman sam dan seluruh dunia memakai teknik sablon baju t-shirt dengan metode rotary ala Vasilantone.

Pada bulan Juni 1986, seorang pebisnis sekaligus pekerja seni bernama Marc Tartaglia Jr. and Michael Tartaglia berhasil membuat teknik peralatan sablon kaos yang didaftarkan hak patennya. Mereka mematenkan sebuah cara sablon separasi yang dapat mencetak gambar full print bisa diproduksi dan diaplikasikan pada beberapa lembaran dengan melalui media printer screen yang terbuat dari benang.

Kini, teknologi cetak saring sudah sangat familiar digunakan pada berbagai bisnis sandang yang volume pembuatannya tinggi seperti kaos, sweater, polo, pamflet dan display untuk kebutuhan periklanan lainnya. Biasanya, untuk mencetak dengan hasil full print kerap dibuat dengan teknik warna CMYK (cyan, magenta, yellow and black ('key')).

Fakta Tersembunyi dibalik Fenomenalnya Sablon Rubber



Bagi Anda yang sering berurusan dengan teknik sablon kaos pasti sudah tak asing lagi dengan istilah sablon rubber. Rubber merupakan bahan yang paling banyak digunakan para pengusaha sablon. Tapi mungkin sebagian besar dari kita belum mengetahui secara detil tentang seluk beluk tinta sablon rubber. Berikut kami rangkum tentang tinta sablon rubber secara lengkap.

1. Sablon Rubber Punya Banyak Nama


Bagi beberapa sabloners, terutama yang berada di daerah Jawa Barat, tinta rubber ini akrab disebut dengan tinta GL. Beberapa tukang sablon juga kerap memanggilnya cat GL, karet GL, pasta, dan lain sebagainya. Secara umum, tidak ada yang berbeda dengan yang lainnya. Sama-sama mengandung karet. Hanya mungkin kemampuan tiap penjual dalam meracik yang berbeda-beda membuatnya menjadi sedikit punya ciri khas antara produk peracik satu dengan yang lain.

2. Sablon Rubber Dilahirkan Untuk Menemani Kaos


Siapa sih tukang sablon di dunia ini yang tidak kenal tinta sablon rubber? Hampir semua penggiat sablon kaos dari Artik sampai Antartika pasti pernah menggunakan tinta ini. Selain cenderung lebih awet dan elastis, tinta sablon rubber juga paling fleksibel dan paling sederhana dalam pembuatannya. Sablon rubber dikenal tidak membutuhkan banyak peralatan dan paling efektif untuk proses produksi kaos dengan desain standar.

3. Bahan Utama Sablon Rubber


Seperti namanya, tinta sablon rubber terbuat dari bahan utama karet (rubber). Dengan hasil pencampuran sedemikian rupa, jadilah tinta sablon rubber yang kerap digunakan oleh berbagai konveksi sablon kaos di seantero Indonesia bahkan dunia. Karena terbuat dari karet, jenis tinta sablon ini sifat nya menutup serat kain dan timbul. Tinta cat rubber kaos ini menghasilkan karakter sablon kaos yang elastis.

4. Sablon Rubber Berbasis air


Tinta sablon rubber yang pasti pernah digunakan oleh hampir semua gesuters yang ada ini ternyata berbasis air. Istilah kerennya lebih sering disebut dengan water based. Artinya tinta sablon rubber ini ber karakter menyatu dengan air dan mampu diolah dengan campuran air. Air berfungsi sebagai pembersih dari sisa tinta sablon rubber yang menempel pada screen . Berbeda dengan tinta plastisol yang berbasis minyak, yang berarti tinta tersebut membutuhkan zat minyak sebagai pembersih. Selain digunakan untuk pembersih, air dalam kadar yang sedikit juga kadang dipakai untuk mengurangi tingkat warna pada tinta rubber.

5. Sablon Rubber Bisa Digunakan pada Kain Gelap


Selain bahannya yang elastis, tinta sablon rubber ini juga pandai menutup permukaan media yang berwarna gelap bahkan hitam sekalipun. Inilah salah satu alasan kenapa sablon rubber paling sering digunakan dibanding tinta sablon lain. Untuk sablon kaos gelap, dibutuhkan white base atau rubber berwarna putih murni. White base berguna untuk menutup atau melapis di atas lapisan serat kain sehingga warna selanjutnya bisa timbul di atasnya. Dibutuhkan kemampuan dan pengalaman khusus untuk dapat mengolah tinta supaya sesuai dengan kelenturan bahan baju kaos yang ingin disablon agar hasil sablon tahan lebih lama. Prinsip ini juga yang dipakai oleh tinta putih printer dtg untuk print sablon kaos warna gelap dengan dtg .

6. Beda toko cat Beda Hasil


Saking populernya dan saking tingginya demand tinta sablon rubber, tak jarang pula peracik tinta sablon kaos yang meracik dan menjual tinta sablon rubber. Namun sayangnya, tak semua peracik berhasil menyajikan produk yang sesuai dengan kebutuhan tukang sablon . Alhasil, perbedaan kualitas sablon pun terjadi. Ada yang sifat nya tipis tapi menutup, ada pula yang tebal tapi kurang elastis. Ada juga yang komposisi karetnya di bawah standar sehingga hasil sablonan mudah luntur atau retak. Dari sini, dibutuhkan skill khusus untuk mengetahui karakter masing-masing produk. Namun Anda tak perlu khawatir. Kini sudah mulai tersebar berbagai merk tinta rubber yang populer dan sudah terjamin kualitasnya. Sebut saja matsui, wilflex atau quaret.

Sejarah Kaos Gildan, Kaos Polos yang Fenomenal



Sejarah kaos Gildan. Merek kaos oblong yang fenomenal ini kerap menjadi perbincangan pada 3 tahun terakhir. Besarnya demand pasar akan kaos oblong yang konon terjamin kontrol kualitasnya ini membuat banyak pemasok t-shirt oblong baru bermunculan dan berlomba-lomba. Apalagi saat Gildan mulai secara resmi merekrut distributor resminya di Indonesia.

Sebagai produsen t-shirt polos dengan kandungan katun alami murni, Kaos Polos Gildan mampu menunjukkan eksistensinya hingga saat ini. Dengan berbagai varian yang disuguhkan, Gildan mampu menjadi "pemenang" dan mengalahkan produsen t-shirt oblong pribumi.

Kini tak jarang dari kita yang bertanya-tanya, bagaimana sih sebenarnya awal mula kehebatan Gildan, sehingga bisa begitu fenomenal dan mendunia? Berikut ini adalah kisah bagaimana Merk Gildan mampu menembus pasar dunia dan menjadi pabrik terbaik produsen kaos oblong saat ini.

Awal Merintis Perusahaan

Gildan dirintis pertama kali pada tahun 1984 oleh Glenn Chamandy dan Greg Chamandy. Mereka berdua mulai mendirikan perusahaan ini dengan mengakuisisi sebuah pabrik industri pakaian di Montreal, Canada. Tadinya, tujuan utama pendirian Gildan saat itu adalah untuk menjadi pemasok kaos kepada anak perusahaannya, Harley Inc.

Mulai Fokus Pada Produk Pakaian

Pada tahun 1994 Harley Inc akhirnya resmi ditutup. Penyebabnya adalah karena Gildan ingin memfokuskan usahanya pada ekspansi bisnis dengan brand Gildan Activewear. Kemudian pada tahun 1997, Gildan membuka sebuah pabrik garmen di daerah San Pedro Sula, Honduras.

Hebatnya, pada tahun yang sama, Gildan menjadi produsen activewear grosiran pertama yang mendapatkan standar sertifikasi Internasional. Sertifikasi tersebut meliputi penilaian spesifikasi seragam standar untuk industri tekstil. Sertifikasi tersebut juga memastikan bahwa proses dan produksi akhir Gildan telah diuji mengandung jumlah zat berbahaya yang lebih rendah dari standar yang ditetapkan dunia.

Dalam aktifitas produksinya , Gildan menetapkan sistem proses produksi yang ramah lingkungan. Seperti sistem pengelolaan limbah yang diterapkan di Honduras dan Republik Dominika. Di negara tersebut, Gildan memanfaatkan manajemen limbah biologis yang dikombinasikan dengan gravitasi dan mikroorganisme.

Dengan manipulasi kimiawi berupa pemanfaatan sinar matahari, sistem produksi yang dilakukan pun bisa memperkecil kemungkinan sisa bahan kimia jahat dan pewarna limbah. Dengan demikian, ekosistem di lokasi setempat pun aman terjaga, sehingga tidak merugikan lingkungan di sekitarnya.

Menjadi Terbaik di Negeri Paman Sam

Seiring berkembangnya perusahaan, Gildan kemudian semakin memperkuat sistemnya. Dalam aktifitas usahanya, perusahaan ini menerapkan teknologi canggih dan mengkombinasikannya dengan upah yang murah sehingga memungkinkan untuk menurunkan harga jual di bawah produsen Tiongkok. Padahal tiongkok terkenal dengan harga produknya yang selalu paling murah di seantero muka bumi.

Namun di sisi lain, Gildan juga dinilai sangat peduli akan kesejahteraan pegawainya sehingga memberikan layanan kepada pekerjanya berupa fasilitas klinik kesehatan di lingkungan perusahaan. Sistem manajemen pabrik yang terintegrasi secara vertikal ini membuat kepercayaan publik semakin membaik.

Tak lama kemudian pada tahun 2001, perusahaan dengan jumlah pekerja yang mencapai 1.200 karyawan pada saat itu menyandang predikat sebagai perusahaan pemasok kaos polos nomor satu di Amerika Serikat.

Ekspansi Pabrik dan Diversifikasi Produk

Setelah menjadi nomor satu di Amerika, Gildan pun mulai melakukan ekspansi keluar benua. Pembenahan dan upgrading kapasitas pun dilakukan. Dalam kegiatan produksinya tersebut, Gildan mulai melakukan seluruh prosesnya secara mandiri. Mulai dari penjahitan, pewarnaan, pemotongan sampai proses finishing pun dilakukan di pabriknya sendiri.

Ekspansi perusahaan pun dilakukan pada tahun-tahun berikutnya. Setelah membuka pabrik di Rico Nance, Honduras, Gildan membuka cabang pabrik lagi di Nicaragua dan Republik Dominika. Sedangkan pusat distribusi yang dipilih adalah di Charleston, Carolina Selatan. Charleston dipilih karena dianggap paling strategis dan mudah diakses dimana-mana.

Beragam macam produk dengan model dan bahan baru pun disuguhkan. Diantaranya dengan meluncurkan t-shirt dengan bahan premium, heavy, ringer dan ultra. Selain itu, Gildan juga mulai memproduksi pakaian lain seperti sport shirts, tye dye, fleece dan sweater. Perusahaan ini pun menerbitkan beberapa anak merk / label pribadi, diantaranya Gold Toe, Auro, All Pro, dan Gildan.

Masuk ke Pasar Asia-Eropa dan Menjadi Raksasa

Gildan pun tumbuh semakin kuat. Pada tahun 2010, Gildan menginvestasikan sebesar US$ 15 juta dengan membeli perusahaan Shahriyar Fabric Industries Limited, Bangladesh. Bangladesh sengaja dipilih karena merupakan salah satu pengekspor tekstil terbaik di dunia. Selain itu, ekspansi di Bangladesh dilakukan sebagai salah satu kontribusi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Asia dan Eropa.

Kemudian setahun berikutnya, Gildan membeli Gold Toe Moretz, salah satu produsen kaos kaki yang berpusat di Carolina Utara. Lalu di tahun 2012 Gildan semakin menancapkan bisnisnya dengan membeli perusahaan besar Anvil Holdings Inc. Perusahaan tersebut merupakan produsen pakaian yang telah berkiprah dalam industri pakaian selama lebih dari 130 tahun.

Cara Agar Kaos Kaki Tidak Bau Semriwing

Panasnya suhu di siang hari ditambah padatnya kegiatan Anda sering membuat tubuh mengeluarkan cairan terlalu banyak. Tidak cuma badan yang mengeluarkan keringat, kaki yang terbalut dengan sepatu pun tidak urung turut melakukan hal yang sama. 

Keringat yang muncul dari kaki terkadang membuat kaos kaki kita mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bau kaos kaki yang kurang sedap ini pun akhirnya mengakibatkan Anda menjadi minder. Apalagi kalau sedang berada di tengah-tengah keramaian aktivitas Anda bersama kawan-kawan.

Sejatinya, bau kaos kaki yang kurang sedap ini tidak cuma berasal dari keringat yang keluar. Aroma ini bisa juga terjadi oleh minimnya sirkulasi angin yang masuk. minimnya sirkulasi angin menyebabkan bakteri turut menunggangi peluh yang sulit menguap.

Nah, demi mengatasi kaos kaki agar tidak mengeluarkan aroma sedap, Anda bisa coba untuk mempraktekkan tips di bawah ini.

1.Cari Kaos Kaki yang Berbahan Lembut

Pastikan kaos kaki yang kita pakai adalah kaos kaki yang kandungan kain lembut. Karena dengan bahan yang halus ini mampu menyerap keringat dengan baik.

Jika kita menyukai alas kaki dengan jenis yang tertutup, sangat kami rekomendasikan untuk memilih kaos kaki yang terbuat dari bahan lembut dan nyaman, seperti kain katun, spandex, silk, atau kain sutera.

2.Pantang Gunakan Kaos Kaki Ketika Kaki Masih Lembab

Keadaan kaki yang masih lembab akan menjadi target sempurna bagi bakteri yang ikut hinggap pada keringat. Usahakan saat mengenakan kaos kaki, jangan sampai kondisi kaki Anda sedang dalam keadaan masih lembab. Tunggu sampai kaki Anda kering barulah kita bisa memakai kaos kaki.

3.Pilihlah Sepatu yang Longgar dan Memiliki Rongga

Saat akan memakai sepatu, pastikan sepatu yang kita kenakan tidak ngepas. Alas kaki yang tak longgar, akan membuat tidak adanya sirkulasi angin yang masuk. Alhasil, kaki kita pun akan jadi 'sumpek', dan memancing keringat untuk kelaur. Carilah sepatu yang leluasa dan memberikan banyak rongga untuk sirkulasi angin yang lebih ideal.

4.Bilas Kaki dengan Lemon Tea atau Salty Water

Kegunaan lemon tea bukan hanya untuk diminum, namun ia juga mengandung kegunaan lain. Begitu juga dengan garam. Garam juga bukan cuma berfungsi untuk menjadi penyedap pangan. Baik teh lemon ataupun garam merupakan campuran cukup ampuh untuk mengusir aroma kaki yang tak pantas.

Nah, untuk kaos kaki agar tidak memiliki bautak enak, cukup masukkan kaki Anda ke dalam rendaman air yang dicampuri garam atau teh tak terpakai dengan tambahan lemon. Celup kaki selama dua puluh menit. Air garam ini berguna untuk membasmi kutu air dan menyingkirkan bakteri penyebab aroma tak enak pada kaki.

Agar pencapaian yang lebih baik, kerjakan hal tersebut secara terus menerus. Setidaknya seminggu sekali. Lebih lagi jika kita adalah orang yang mengenakan sepatu dengan waktu yang lumayan lama.

5.Cuci Kaos Kaki Secara Berkala

Membilas kaos kaki pada hakikatnya sangatlah mudah. Anda Cuma perlu memasukkannya ke dalam air berdetergen selama tiga puluh menit agar aroma tak sedap dan kotorannya hilang. Rendamlah di suhu air sekitar pada angka 30 derajat celcius. Jangan gunakan air hangat agar kaos kaki tak menjadi susut atau jadi mulur.

Sehabis direndam, bilaslah kaos kaki dengan perlahan pada seluruh sektor kaos kaki. Namun jangan sampai memerasnya terlalu kencang agar tidak merenggangkan karet pada kaos kaki. Setelah dicuci, jemur sampai kering di jemuran yang terbuka. Jika Anda mencucinya dengan mesin cuci, pastikan untuk tidak menggunakan mesin pengering. Hal ini dikarenakan karet pada kaos kaki akan beresiko melar jika terpapar panas.

6.Celupkan Kaos Kaki pada Pewangi Pakaian

Jika kaos kaki sudah dicuci, rendam kaos kaki tersebut dengan campuran pewangi pakaian. Pewangi tersebut berfungsi sebagai pelembut serta menghasilkan aroma wangi yang lebih lama.

Kalau saja hal ini dikerjakan, dijamin kaos kaki yang kita pakai akan menjadi segar sepanjang hari. Akan tetapi harum dari pewangi ini tidak akan awet, jika pemakaian sepatunya begitu sempit dan tak menyisakan celah angin agar bisa bersirkulasi.

7.Jemur Kaos Kaki dengan Cara Dibalik dan Jemur sampai Benar-Benar Kering

Jika kaos kaki sudah direndam menggunakan pewangi, jemur kaos kaki dengan posisi terbalik. Bagian dalam kaos kaki menjadi di luar, dan bagian luar dibalik ke dalam.

Cara menjemur seperti ini berguna untuk mengamankan gambar dari kaos kaki Anda agar tidak menghilang. Jangan lupa untuk menjemurnya sampai benar-benar kering. Bila kaos kaki masih terlihat lembab dan belum kering benar, usahakan untuk tidak digunakan.

Kaos kaki yang belum kering ketika digunakan cuma akan menimbulkan bau yang tidak enak. Tidak mau kan orang-orang di sekitar kita terganggu dengan aroma kaos kaki kita?

8.Pantang Memakai Kaos Kaki Lebih dari Sehari

Kaos kaki yang Anda pakai sebaiknya jangan sampai dipakai selama lebih dari sehari. Rajin-rajinlah membersihkan kaos kaki secara berkala.

Pemakaian kaos kaki secara selang-seling untuk mencegah dari bakteri keringat yang hinggap. Rajin substitusi pada kaos kaki dan mencucinya tidak cuma menghindari kaos kaki agar tidak berbau tak sedap, tetapi juga untuk menjaga kesehatan kaki.

Demikian tips-tips yang bisa dilakukan untuk menghindari agar kaos kaki Anda tidak bau. Bau yang kurang sedap pada kaki cuma akan menghambat interaksi kita pada pergaulan dengan kawan-kawan. Yuk rajin-rajin menjaga kaos kaki kita agar tidak mengeluarkanaroma busuk.